Nama        : Goo

Judul         : Call Me Maybe

Tag            : Choi Siwon, Nam Minhyuk (OC)

Genre        : Romance

Rating        : G

Length       : Ficlet

Catatan:

Repost from SujuFF 🙂

Choi Siwon tersenyum, memandang keluar jendela café yang bersinar indah dibawah matahari pagi yang hangat. Sebuah tulisan super besar bertuliskan Aorea café memenuhi pandangannya. Ia terdiam sepi, menyesap setiap rasa pahit dari Hot Americanonya. Sudah beberapa hari terakhir Siwon selalu berkunjung ke café bernama unik itu, ia mulai jatuh cinta pada Hot Americano yang tersedia di tempat itu sejak seorang sahabat membawanya ke sana. Rasa Americano yang pahit tetapi sangat enak di tenggorokan.

“Selamat Datang di Café Aorea, anda ingin memesan apa?”

Suara pelayan yang begitu ceria membuatnya berpaling, seorang gadis berapron putih dengan dress sederhana terlihat begitu cantik dengan senyuman penuh terlihat jelas di matanya. Ia terdiam takjub, detik berikutnya ia membulatkan mata.

“Nam Minhyuk?”

Gadis itu mengalihkan pandangannya saat Siwon menyebut namanya dengan suara yang cukup lantang. Ia kemudian tersenyum tipis kepada Siwon, lalu kembali melanjutkan kewajibannya sebagai penjaga mesin kasir di café kecil itu.

Sesaat, Siwon terdiam. Pecahan-pecahan memori masa sekolah menengah atas mulai bermain di benaknya. Koridor yang penuh dengan tawa hangat, lapangan basket yang penuh peluh, dan, sebuah taman di belakang sekolah yang jarang dikunjungi oleh siswa. Siwon ingat benar, seorang gadis berambut ikal panjang selalu berada di taman itu. Berdiam diri, entah apa yang dilakukannya.

“Terima kasih,” ucap Minhyuk dengan manis di balik mesin kasir sembari memberikan nampan berisi hot mocca dan cheese cake kepada pelanggannya.

Siwon memandang sosok itu lagi tanpa berkedip, ia sedikit menyesal karena datang terlalu cepat hingga tak sempat dilayani oleh gadis yang pernah singgah di hatinya dulu. Yah, dulu. Mengingat hal itu, terkadang membuatnya tergelak. Bagaimana bisa Ia jatuh cinta pada gadis penghuni taman belakang yang tak jelas itu?

Refleks pria itu meneguk Americanonya hingga tandas, menyimpanerat-erat rasa panas yang menggerogoti lidah dan tenggorokannya. Kemudian Siwon pun melangkahkan kaki menuju mesin kasir yang tengah terdiam layaknya benda mati biasa, tiada tanda kehidupan setelah kepergian pelanggan terakhir.

“Hot Americano!” Interupsi Siwon sebelum Minhyuk menanyakan pesanannya. Gadis itu tersenyum, kemudian meninggalkannya untuk mengambil sebuah Hot Americano dari seorang Barista yang masih sibuk membuatn pesanan Siwon.

Ketika Minhyuk tengah sibuk, Siwon mengambil kartu nama serta sebuah bolpoint dari kantung jasnya, ia menuliskan sebuah nomor di sisi belakang kartu nama itu. Entah apa yang bermain di otaknya kini, ia mulai sibuk bermain dengan kata-kata, menuliskan sebuah kalimat yang setidaknya terdengar keren di telingan Nam Minhyuk.

“Terima kasih, selamat menikmati Americano anda di hari yang hangat… Choi Siwon-ssi.” Ujar Minhyuk sembari terkekeh membuat Siwon tersenyum penuh. Ia menggenggam erat kartu nama yang telah dikotorinya itu, sedikit gusar takut terjadi kesalahan ketika ia menyodorkannya kepada sang gadis.

Here you are,” kata Siwon memberikan uang cukup –dan seperti rencanya ia lalu menyisipkan kartu nama itu ke dalam kantong apron Minhyuk dan mengacak puncak kepala gadis itu dengan lembut.

Call me then!” Seru Siwon lalu hilang di balik pintu café yang tertutup rapat. Minhyuk terdiam, ada rasa aneh di dadanya ketika pria itu mengelus puncak kepalanya.

Melihat pergerakan café yang sepi, Minhyuk lalu mengambil kartu nama yang diberikan Siwon kepadanya. Sebuah nomor tercatat di sisi belakang kartu nama.

010-xxx-xxxxx Hubungi aku kapan saja! 🙂

END

Advertisements